Tampilkan postingan dengan label nukilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nukilan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Desember 2013

Rindu

Rindu yang berada di puncak adalah ketika tidak saling berkabar tetapi doa-doa tidak terputus dari dalam hati dalam diam. Rindu itu kadang jahat, perihnya tak tertahankan.

Kamis, 13 Desember 2012

Repot menjadi Orang (yang Dianggap) Dewasa #1

"Hidup ini hanya persinggahan. Karena sejatinya rumah kita adalah ketiadaan. Semua hanya titipan, maka jangan serakah untuk memberikan apa yang telah menjadi hak mereka. Karena hidup hanya satu kali, rasakan dulu isi dunia, dan kita akan bisa memilih dengan lebih bijaksana."

Hawa dingin malam ini terasa makin syahdu dengan lagu-lagu melankoli. Ah, melankoli... kenapa akhir-akhir ini kau sering mampir di malam-malamku?

Kamis, 16 Agustus 2012

masih ada

Ketika gelora-gelora mati ditelan usia, kawan dan sahabat sudah punya hidupnya masing-masing, masihkah ada kau disana untuk mengingatkanku lagi bahwa menjadi manusia kamar yang berkutat dengan pikirannya sendiri adalah tidak berbuat apa-apa?

Ketika sel-sel tubuh menua, waktu berjalan terus tanpa terasa, apakah getaran itu masih ada?

Kamis, 28 Juni 2012

Kesederhanaan

Kesederhanaan adalah yang terbaik. Simplicity is the best.

Terima kasih mama karena selalu mengajarkanku bersyukur atas apa yang sudah dimiliki. Perkataanmmu akan selalu kuingat dan kumaknai terus hingga akhir hayatku.

"Lihatlah kebawah, merekalah yang bergantung pada kita yang masih berpunya. Jangan terus menerus lihat keatas, karena langit tak ada ujungnya."


Bogor, perjalanan ke Yogyakarta. 27 Juni 2012.

Senin, 18 Juni 2012

JEJAK

"Jejak di pasir, karena hidup hanyalah sebuah persinggahan, suatu saat kita hanya tinggal menjadi jejak. Maka dengan menulis, manusia mengabadikan jejaknya agar realita tidak hanya berputar, tapi ada yang disebut kemajuan." – ranger hijau

Minggu, 17 Juni 2012

careful


If you’re not careful, the newspapers will have you hating the people who are being oppressed, and loving the people who are doing the oppressing. – Malcolm X

manusia eksis

"Pada akhirnya, manusia akan memasuki fase ketiadaan. Maka, wajarlah semasa hidupnya, manusia selalu ingin dianggap, menunjukkan bahwa dia ada. Sayangnya, untuk dianggap ada, manusia-manusia suka melakukan berbagai cara. Dari cara terlogis hingga cara tergila yang jarang sekali terpikirkan manusia normal."
-- ranger hijau

Jumat, 15 Juni 2012

nol besar


Berwacana kuat tapi tak berani ambil sikap atas hidup dan tidak berani mengkritisi hal-hal yang "menempel" dalam hidupnya sendiri adalah nol besar. Karena wacana tanpa pemikiran dan perbuatan adalah kemunafikan. Semacam iman tanpa perbuatan, hasilnya adalah nol besar yang besar di mulut dan hanya sebatas pikiran tanpa realisasi.  -- ranger hijau